IDENTIFIKASI FARMAKOFOR

Farmakofor dapatdiidentifikasi dari suatu sel ligan yang telah diamati untuk berinteraksi denganreseptor sasaran. Sebuah farmakofor didefinisikan sebagai susunan 3D fitur yang sangat penting untuk molekul ligan untuk berinteraksi dengan reseptor target dalam situs pengikatan tertentu. Setelah diidentifikasi, farmakofor dapat berfungsi sebagai model penting untuk screening virtual, terutama dalamkasus dimana struktur 3D dari reseptor tidak diketahui dan teknik docking yang tidak berlaku.


 Identifikasi farmakofor
·        - Menentukan gugus-gugus penting yang dapat berikatan dengan reseptor
·         -Menentukan posisi relative 3D gugus-gugus molekul dengan target
·        - Bagaimana konformasi aktif dari molekul
·        - Penting sebagai dasar untuk merancang obat
·        - Penting sebagai dasar untuk penemuan obat baru
Ikatan umum farmakofor
Mendefinisikan posisi relatif di ruang interaksi ikatan penting yang diperlukan untuk aktivitas.
-Akseptor ikatan hidrogen
-Donor ikatan hidrogen
-interaksi van der Waals
-Interaksi ionik
  
Konformasi Aktif
 -Konformasi diadopsi oleh obat saat mengikat targetnya
 -Identifikasi konformasi aktif diperlukan untuk mengidentifikasi farmakofor 3D
 -Analisis konformasional mengidentifikasi kemungkinan konformasi dan stabilitasnya
 -Analisis konformasional sulit bagi molekul fleksibel dengan sejumlah besar konformasi
 -Lebih mudah membandingkan aktivitas analog yang kaku
      
    Permasalahan
1 1.Bagaimana cara mengidentifikasi farmakofor?
   2.Bagaimana cara mendesign obat dari senyawa yang sudah diketahui kegunaan ny?
    
 Daftar Pustaka 

 Wermuth, C. G.; Ganellin, C. R.; Lindberg, P.; Mitscher, L. A. (1998-01-01). "Glossary of terms used in medicinal chemistry (IUPAC Recommendations 1998)". Pure and Applied Chemistry (dalam bahasa Inggris). 70 (5). doi:10.1351/pac199870051129. ISSN 1365-3075.


2.      Yang, Sheng-Yong. "Pharmacophore modeling and applications in drug discovery: challenges and recent advances". Drug Discovery Today. 15 (11-12): 444–450. doi:10.1016/j.drudis.2010.03.013.

Comments

  1. Saya akan menjawab pertanyaan nmor 1

    Identifikasi farmakofor

    · Menentukan posisi 3D obat dengan target

    · Mengetahui gugus penting dapat terikat dengan reseptor

    · Untuk mengetahui konformasi aktif dari molekul

    · Penting sebagai dasar merancang obat

    · Penting dalam hal menemukan obat baru

    ReplyDelete
  2. Hallo Nesti.
    Artikelnya sangat bermanfaat. Terimakasih.

    ReplyDelete
  3. Saya akan menjawab pertanyaan nmor 1

    Identifikasi farmakofor

    · Menentukan posisi 3D obat dengan target

    · Mengetahui gugus penting dapat terikat dengan reseptor

    · Untuk mengetahui konformasi aktif dari molekul

    · Penting sebagai dasar merancang obat

    · Penting dalam hal menemukan obat baru

    ReplyDelete
  4. Hai Nesti terimakasih pemaparannya sangat baik

    ReplyDelete
  5. artikelnya sangat bagus, menambah pengetahuan pembaca. terimakasih :)

    ReplyDelete
  6. Artikelnya sangat beemanfaat sekali

    ReplyDelete
  7. hy bro,,dian akan mnjwb prtnyaan nmr 1
    Identifikasi farmakofor

    Menentukan gugus-gugus penting yang dapat berikatan dengan reseptor
    Menentukan posisi relative 3D gugus-gugus molekul dengan target
    Bagaimana konformasi aktif dari molekul
    Penting sebagai dasar untuk merancang obat

    ReplyDelete

  8. hai nesti Artikelnya sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  9. Hai Nesti. Artikel yang sangat bermanfaat. terimakasih :)

    ReplyDelete
  10. Hai nesti apasih yang mendorong kita untuk melakukan identifikasi ini?

    ReplyDelete
  11. Artikelnya sangat beemanfaat sekali

    ReplyDelete
  12. hy nesti artikel anda sangat membantu saya
    terimakasih

    ReplyDelete
  13. Haii nura, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
    Terimaksih yaa

    ReplyDelete
  14. Hallo nesti.
    Artikelnya sangat bermanfaat. Terimakasih.

    ReplyDelete
  15. Baik saya akan coba menjawab pertanyaan no 1
    Identifikasi farmakofor

    · Menentukan posisi 3D obat dengan target

    · Mengetahui gugus penting dapat terikat dengan reseptor

    · Untuk mengetahui konformasi aktif dari molekul

    · Penting sebagai dasar merancang obat

    · Penting dalam hal menemukan obat baru

    ReplyDelete

Post a Comment